Pembuatanprototype suatu sistem merupakan implementasi dari konsep a Trial and from CIS MISC at University of National Development Veteran Yogyakarta
2 Pembuatan prototype suatu sistem merupakan implementasi dari konsep . A. Deductive reasoning B. Abductive reasoning C. Inductive reasoning D. Trial and error 3. Berikut ini adalah contoh penerapan beberapa gaya interaksi antara user dengan sistem, kecuali . A. Speech recognition B. XML pada web-services C. Tool box pada aplikasi grafis
4 Kemampuan menerapkan elmen sistem dari perangkat lunak maupun perangkat keras dilingkungan tersebut. 5. Kemampuan komunikasi maupun tulisan atau lisan. A. Flowmap . Flowmap atau diagram aliran dokumen merupakan aliran data berbentuk dokumen atau formulir didalam suatu sistem informasi yang merupakan suatu
Implementasisistem merupakan suatu aktivitas atau kegiatan pasca pembuatan dan penetapan suatu kebijakan. Dalam proses implementasi ini, terdapat serangkaian kegiatan seperti memimpin pekerjaan, mengorganisir, dan mengontrol proses kerja yang tengah berlangsung. Suatu proses implementasi umumnya tak berdiri sendiri.
Tahapanyang sangat penting dalam perencanaan awal pembuatan produk adalah pembuatan prototipe produk. Prototipe produk (purwa-rupa produk) adalah bentuk dasar dari sebuah produk merupakan tahapan yang sangat penting dalam rencana pembuatan produk karena menyangkut keunggulan produk yang akan menentukan kemajuan suatu usaha di masa mendatang.
Kegiatankegiatan saat implementasi yang mungkin dijalankan di luar jam . Analisis risiko atas Pembuatan Prototype Operasional. Sedang verifikasi merupakan suatu konfirmasi melalui
. – Berikut adalah Kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Interaksi Manusia dan Komputer Tentang Evaluation Tehnique yang terdiri dari 14 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian. 1. Dibawah ini merupakan bagian dari program aplikasi adalah? a. Bagian program b. Bagian design c. Bagian antarmuka* d. Bagian syntax 2. Model yang digunakan untuk mendesign layout adalah, kecuali? a. Berbasis dokumen b. Berbasis non dokumen c. Utilitas d. Non utilitas* 3. Berikut ini contoh sistem yang kritis bagi kehidupan life critical system kecuali? a. Aplikasi perbankan* b. Reaktor nuklir c. Kendali lalu lintas udara d. Reaktor nuklir 4. Dalam perancangan web yang baik, untuk teks yang menyampaikan isi content digunakan font yang sama di setiap halaman dengan warna & ukuran yang sama. Ini merupakan salah satu tujuan rekayasa sistem IMK yaitu? a. Standarisasi b. Tingkat kesalahan error rate c. Konsistensi d. Integrasi* 5. Berikut adalah karakteristik dari knowledge intermittent user, kecuali? a. Lebih membutuhkan online-help daripada online tutorial b. Mengeri task concept & interface concept c. Lebih menyukai rancangan interface yang sederhada & pilihan2 yang lebih sedikit d. Memerlukan umpan balik yang informative* 6. Media yang meungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer untuk memberikan suatu perintah kepada komputer merupakan definisi dari ? a. Aplikasi b. Interface* c. Komputer d. Program 7. Dalam perencanaan sistem menu, struktur berikut adalah yang terbaik? a. Sempit narrow & dalam deep b. Sempit narrow & dangkal shallow c. Lebar wide & dangkal shallow d. Lebar wide & dalam deep* 8. Sistem komputer terdiri dari tiga aspek, yaitu ? a. Brainware, software, hardware* b. Aplikasi, software, hardware c. Hardware, brainware, aplikasi d. Hardware, software, aplikasi 9. Searangkaian unsur-unsur yang teridiri dari beberapa perangkat lunak program komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia brainware disebut ? a. Software* b. Brainware c. Sistem d. Hardware 10. Software yang biasa dipakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugasnya disebut ? a. Application software* b. Operasional software c. System software d. Organitation software 11. Pembuatan prototype suatu sistem merupakan implementasi dari konsep ? a. Inductive reasoning b. Trial and error* c. Abductive reasoning d. Deductive reasoning 12. Contoh langkah antisipasi untuk meminimalisir kesalahan mistake user dalam berinteraksi dengan sistem adalah dengan ? a. Membuat manual dan help dari sistem b. Memilih ukuran toolbar yang nyaman untuk dilihat c. Memberi jarak antar icon d. Memilih kontras warna yang jelas pada button* 13. Berikut ini adalah contoh penerapan beberapa gaya interaksi antara user dengan sistem, kecuali ? a. Tool box pada aplikasi grafis b. Speech recognition c. XML pada web-services* d. Hyperlink di web 14. Berikut ini adalah contoh implementasi perancangan interface yang sesuai dengan konsep yang dirintis oleh Ben Shneiderman, kecuali ? a. Teknologi Teleimmersion* b. Adanya pointing dengan mouse c. Teknologi surface computing d. Aplikasi Touch-screen
Foto PexelsPenggunaan prototype merupakan suatu strategi yang efektif dalam pengembangan yang dapat membantu meningkatkan kepuasan pengguna juga menghasilkan produk yang lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi pengembang untuk memperhatikan serta memahami peran prototype dalam pengembangan hasil akhir dan melakukan pembuatan nya secara hati-hati juga Itu PrototypePrototype adalah suatu model awal atau rancangan awal dimana dibuat sebagai representasi visual atau fisik dari barang, sistem, atau aplikasi yang sedang dibuat. Ini dibuat untuk menguji konsep juga ide-ide baru, serta untuk mengumpulkan umpan balik dari pengguna atau pengembangan produk, ini sangat penting untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut bisa berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna. Dalam pengembangan perangkat lunak, ini biasanya dibuat untuk menguji fungsionalitas juga antarmuka dapat berbentuk visual, seperti sketsa tangan atau mockup digital, ataupun bisa berupa model fisik atau jenis mekanik. Jenis visual biasanya digunakan untuk menguji antarmuka pengguna, layout, dan desain grafis, sedangkan jenis fisik digunakan dengan tujuan menguji kemampuan serta fungsionalitas hasil akhir fase pengembangan aplikasi, prototype sering kali dibuat serta diuji beberapa kali untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut bisa berfungsi dengan baik serta memenuhi kebutuhan pengguna. Setelah beberapa iterasi, tahap akhir akan digunakan sebagai dasar untuk produksi massal untuk pengembangan aplikasi, ini juga bisa digunakan untuk mempresentasikan ide serta konsep kepada investor atau klien. Dalam hal ini digunakan untuk membantu menjelaskan ide serta visi produk secara visual dan interaktif, sehingga memudahkan pemahaman serta pengambilan umum, ini sangat penting dalam pengembangan aplikasi. Dengan membuat prototype, tim pengembang dapat menguji juga mengevaluasi ide-ide baru dengan cepat juga efisien, serta memperbaiki masalah atau kekurangan dimana muncul sejak awal. Hal ini membantu mengurangi risiko pengembangan dan meningkatkan kesuksesan hasil pada Prototype Contoh prototype dapat berupa berbagai macam, tergantung pada jenis produk atau aplikasi sedang dikembangkan. Berikut adalah beberapa contoh prototype yang umum digunakan1. Prototype VisualJenis visual sering digunakan dalam desain grafis, User Interface, juga layout produk. Contohnya, sketsa tangan atau mockup digital dimana menunjukkan bagaimana barang akan terlihat serta berinteraksi dengan Prototype MekanikJenis mekanik digunakan dalam pengembangan fisik, seperti kendaraan atau alat elektronik. Salah satu contohnya adalah model 3D atau model skala yang digunakan untuk menguji fungsionalitas juga performa Prototype Perangkat LunakJenis perangkat lunak digunakan dalam pengembangan aplikasi atau perangkat lunak. Misalnya, model interaktif dari User Interface yang digunakan untuk menguji fungsionalitas serta LayananJenis layanan digunakan untuk menguji ide-ide baru dalam layanan atau pengalaman pelanggan. Contohnya, skenario interaktif yang menunjukkan bagaimana pelanggan akan berinteraksi dengan layanan atau KonsepJenis konsep digunakan untuk menunjukkan ide-ide baru dalam bentuk visual atau fisik. Contohnya, mockup atau model sederhana yang menunjukkan bagaimana produk atau layanan baru akan terlihat juga pengembangan produk atau aplikasi, ini umumnya dibuat serta diuji beberapa kali untuk memastikan bahwa kni dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan Baca juga Web Designer dan Apa Bedanya dengan UI/UX Designer?Manfaat Prototype Prototype Foto PexelsPrototype memiliki banyak manfaat dalam pengembangan aplikasi. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penggunaan nya1. Mengurangi Risiko dan BiayaDengan membuat ini sejak awal, tim pengembang dapat mengetahui masalah atau kekurangan produk dengan cepat serta dapat memperbaikinya sejak dini. Hal ini membantu mengurangi risiko pengembangan dan mengurangi biaya produksi pada tahap Menguji Konsep dan Ide BaruUntuk tim pengembang dapat menguji serta mengevaluasi konsep dan ide baru dengan cepat dan efisien. Prototype memungkinkan pengguna serta pemangku kepentingan untuk melihat produk secara visual dan berinteraksi dengannya, sehingga memberikan umpan balik berguna untuk pengembangan lebih Meningkatkan Kualitas dan FungsionalitasDengan membuat ini, tim pengembang dapat menguji fungsionalitas serta performa produk dengan cepat dan efisien. Hal ini memungkinkan mereka untuk memperbaiki masalah serta meningkatkan kualitas produk pada tahap awal Meningkatkan KolaborasiDalam pengembangan produk yang melibatkan tim yang besar, prototype dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antara anggota tim. Dengan melihat nya, semua anggota tim dapat berbicara dalam bahasa sama serta memahami visi produk dengan lebih Memudahkan Presentasi dan PenjualanSelanjutnya ini bisa digunakan untuk mempresentasikan ide serta konsep produk kepada investor maupun klien. Dengan ini, tim developer dapat membantu menjelaskan ide serta visi produk secara visual dan interaktif, sehingga memudahkan pemahaman juga pengambilan Mengurangi Waktu PengembanganDengan menggunakan prototype, tim pengembang dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi produk secara keseluruhan. Dengan melihat masalah juga kekurangan pada tahap awal, mereka dapat memperbaikinya sejak dini juga mengurangi waktu dimana diperlukan untuk mengembangkan dalam keseluruhan, prototype adalah alat yang sangat penting dalam pengembangan produk atau aplikasi. Dengan menggunakan ini, tim pengembang dapat menguji konsep juga ide baru, meningkatkan kualitas dan fungsionalitas produk, mengurangi risiko dan biaya developing, juga meningkatkan kolaborasi antara anggota Prototype Ini memiliki beberapa tujuan dalam developing barang atau aplikasi. Berikut adalah beberapa tujuan utama dari penggunaannya1. Mengetahui dan Memahami Kebutuhan PenggunaSalah satu tujuan utama dari pengembangan produk adalah memenuhi kebutuhan juga keinginan pengguna. Dengan membuat prototype, tim pengembang bisa menguji produk juga mendapatkan umpan balik dari pengguna tentang fitur atau fungsionalitas yang mereka inginkan. Hal ini membantu tim pengembang untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih Memperbaiki Masalah dan Kekurangan ProdukDalam pengembangan barang sering kali terdapat masalah dan kekurangan yang muncul pada tahap tertentu. Dengan membuat ini, tim pengembang dapat mengidentifikasi masalah dan juga kekurangan tersebut juga memperbaikinya sejak awal. Hal ini membantu mengurangi risiko juga biaya pengembangan pada tahap Menguji Konsep dan Ide BaruDalam pengembangan barang, sering kali terdapat konsep juga ide baru yang ingin diuji dan dievaluasi. Dengan membuatnya, tim pengembang dapat menguji dan mengevaluasi konsep dan ide baru dengan cepat dan efisien. Ini memungkinkan pengguna dan pemangku kepentingan untuk melihat produk secara visual dan berinteraksi dengannya, sehingga memberikan umpan balik yang berguna untuk pengembangan barang lebih Mempercepat Waktu PengembanganDengan membuat prototype, tim pengembang dapat mempercepat waktu pengembangan barang. Dengan mengidentifikasi masalah dan kekurangan pada tahap awal, tim pengembang dapat memperbaikinya sejak dini dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk secara Meningkatkan KolaborasiPrototype juga dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antara anggota tim. Dengan melihat ini, semua anggota tim dapat berbicara dalam bahasa yang sama dan memahami visi produk dengan lebih jelas. Ini juga dapat membantu dalam proses diskusi dan pengambilan keputusan antara anggota Membantu dalam Presentasi dan PenjualanPrototype dapat digunakan untuk mempresentasikan ide dan konsep produk kepada investor atau klien. Dengan itu, tim pengembang dapat membantu menjelaskan ide dan visi produk secara visual dan interaktif, sehingga memudahkan pemahaman dan pengambilan keseluruhan, tujuan utama dari penggunaan prototype adalah untuk mengidentifikasi masalah dan kekurangan pada tahap awal, memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih baik, menguji konsep dan ide baru, mempercepat waktu pengembangan produk, meningkatkan kolaborasi antara anggota tim, dan membantu dalam proses presentasi dan penjualan juga Metode Design Thinking dalam BisnisTahapan prototype Tahapan Prototype Foto Pexels1. Identifikasi Tujuan dan Sasaran PrototypeTahap pertama adalah untuk mengidentifikasi tujuan dan sasaran prototype yang akan dibuat. Pada tahap ini, tim pengembang harus memahami secara jelas tujuan dan sasaran produk, serta pengguna yang dituju. Hal ini penting agar prototype dapat dibuat dengan fokus pada kebutuhan dan keinginan Perancangan Konsep dan IdeSetelah tujuan dan sasaran prototype telah diidentifikasi, tahap berikutnya adalah merancang konsep dan ide. Pada tahap ini, tim pengembang harus membuat beberapa sketsa atau mockup produk dan menentukan fitur dan fungsionalitas yang akan dimasukkan dalam prototype. Konsep dan ide ini kemudian akan dievaluasi dan diperbaiki sebelum melanjutkan ke tahap Membuat Rancangan PrototypeSetelah konsep dan ide telah disetujui, tim pengembang dapat membuat rancangan prototype yang lebih detail. Pada tahap ini, tim pengembang dapat menggunakan berbagai teknologi seperti wireframe atau mockup digital untuk membuat rancangannya. Rancangan ini dapat digunakan untuk menguji fitur dan fungsionalitas produk secara Pembuatan PrototypeSetelah rancangan prototype telah disetujui, tahap selanjutnya adalah membuat prototype. Prototype dapat dibuat dengan berbagai teknologi seperti cetak 3D, pengembangan aplikasi, atau bahkan jenis fisik. Pada tahap ini, tim pengembang harus memastikan bahwa ini dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi tujuan dan sasaran yang telah Pengujian dan EvaluasiSetelah hasil akhir selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah melakukan pengujian dan evaluasi. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa ini dapat bekerja dengan baik juga memenuhi kebutuhan pengguna. Tim pengembang juga harus mengevaluasi umpan balik dari pengguna dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kelebihan dan Perbaikan dan Pengembangan LanjutanSetelah sudah masuk tahap dimana ini telah dievaluasi dan diuji, tahap selanjutnya adalah memperbaiki dan mengembangkan ini. Tim pengembang harus memperbaiki kelemahan dimana kemudian memperbaiki fitur serta fungsionalitas dimana masih kurang. Selanjutnya, prototype dapat dikembangkan secara lebih lanjut hingga menjadi hasil yang final serta siap keseluruhan, tahapan prototype meliputi identifikasi tujuan serta sasaran prototype, perancangan konsep juga ide, pembuatan rancangan, pembuatan, pengujian juga evaluasi, serta perbaikan juga pengembangan lanjutan nya. Tahapan-tahapan ini harus dilakukan secara hati-hati serta terstruktur untuk memastikan bahwa prototype dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan mempercepat waktu pengembangan juga Peran Mockup dalam Design ProdukKesimpulan Prototype merupakan suatu model atau contoh awal dari produk atau layanan yang sedang dikembangkan. Dalam pengembangannya, ini memiliki peran penting dalam mempercepat waktu pengembangan produk dan memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna. Manfaat dari pembuatannya adalah meminimalisir kesalahan dan risiko dalam pengembangan produk, mempercepat waktu pengembangan, meningkatkan kepuasan pengguna, dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengembangan nya meliputi identifikasi tujuan serta sasaran, perancangan konsep juga ide, pembuatan rancangan, pembuatan, pengujian bersamaan dengan evaluasi, serta perbaikan yang kemudian pengembangan lanjutan.–Anda dapat membuat aplikasi berbasis web di Sekawan Media dengan fitur sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat pada halaman berikut ini.
52. Pembuatan prototype suatu sistem merupakan implementasi dari konsep ?a. Trial and errorb. Deductive reasoningc. Inductive reasoningd. Abductive langkah untuk proses analisis kebutuhan adalah… masalah–evaluasi masalah–pemodelan– masalah–pemodelan–evaluasi masalah– masalah–evaluasi masalah–pemodelan–review– masalah–evaluasi masalah–pemodelan–spesifikasi– yang bukan memfokuskan untuk menemukan siapa yang membutuhkan softwaretersebut adalah… yang membutuhkan sistem serta personal di belakangnya ? sumber lain dari solusi yang dibutuhkan ? personal lain yang dapat menambah informasi ? yang akan menggunakan solusi ? yang mencari bentuk solusi yang diinginkan adalah… sumber lain dari solusi yang dibutuhkan ? personal lain yang dapat menambah informasi ? yang akan menggunakan solusi ? isu atau kendala khusus yang berdampak kepada solusi ? prinsip, spesifikasi kebutuhan harus seperti di bawah ini, kecuali… utama dari pemeliharaan sistem adalah… membuat perubahan yang bisa diramalkan untuk sistem yang ada danmembetulkan kesalahan yang dibuat selama proses sistem desain dan menjaga degradasi performa menjamin keseluruhan proses bisnis yang bergantung pada sistem informasiberjalan dengan tidak dari Expert System sebagai sistem informasi berbasis komputer adalah pada a. Datab. Informasic. Komunikasid. vendor luar, pengembang atau penyedia layanan untuk menyelesaikan tahapandesain merupakan salah satu strategi yang dipakai dalam pengembangan program, yaitu… paket salah satu strategi pengembangan program ada pilihan yang memungkinkan penggunauntuk melakukan customized, yaitu… paket perkembangan Sistem Informasi Berbasis Komputer manakah yang lebih dulumuncul dan berkembang a. SIMb. DSSc. EDPd. Expert System
Metode Prototype – Metode Prototype adalah teknik pengembangan sistem yang menggunakan prototype untuk menggambarkan sistem sehingga klien atau pemilik sistem mempunyai gambaran jelas pada sistem yang akan dibangun oleh tim pengembang. Prototype dalam bahasa Indonesia disebut purwarupa rupa awal. Prototype adalah rupa awal dari sistem yang menggambarkan rupa akhir dari sebuah sistem. Contoh sederhanya, ketika akan membangun rumah, biasanya calon pemilik rumah dibuatkan sketsa atau bahkan rumah dalam bentuk kecil yang menggambarkan secara jelas bagaimana bentuk rumah yang akan dibangun nanti. Itulah analogi dari sebuah prototipe. Metode pengembangan perangkat lunak Prototype umumnya digunakan ketika klien kurang bisa menjelaskan atau menerjemahkan sistem yang akan dibuat. Dengan prototype pihak klien dapat berdiskusi langsung dengan tim pengembang developer untuk menyamakan persepsi atau pemahaman terhadap sistem yang akan dibuat. Sehingga nantinya tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pembuatan sistem/aplikasi/perangkat lunak. Daftar Isi ArtikelTahapan Metode PrototypeTahap 1 Requirements Gathering and Analysis Analisis KebutuhanTahap 2 Quick Design Desain cepatTahap 3 Build Prototype Bangun PrototipeTahap 4 User Evaluation Evaluasi Pengguna AwalTahap 5 Refining Prototype Memperbaiki PrototipeTahap 6 Implement Product and Maintain Implentasi dan PemeliharaanKelebihan dan Kekurangan Metode PrototypeA. Kelebihan Metode PrototypeARTIKEL LAINNYA Tahapan Metode Prototype Ada beberapa tahapan dalam metode prototype. Beberapa sumber menyebutkan prototype mempunyai 3,4,5,6 atau 7 tahapan. Dikutip dari guru99 model prototype setidaknya mempunyai 6 tahapan seperti yang terlihat pada gambar diatas. Tahap 1 Requirements Gathering and Analysis Analisis Kebutuhan Tahapan model prototype dimulai dari analisis kebutuhan. Dalam tahap ini kebutuhan sistem didefinisikan dengan rinci. Dalam prosesnya, klien dan tim developer akan bertemu untuk mendiskusikan detail sistem seperti apa yang diinginkan oleh user. Tahap 2 Quick Design Desain cepat Tahap kedua adalah pembuatan desain sederhana yang akan memberi gambaran singkat tentang sistem yang ingin dibuat. Tentunya berdasarkan diskusi dari langkah 1 diawal. Tahap 3 Build Prototype Bangun Prototipe Setelah desain cepat disetujui selanjutnya adalah pembangunan prototipe sebenarnya yang akan dijadikan rujukan tim programmer untuk pembuatan program atau aplikasi. Tahap 4 User Evaluation Evaluasi Pengguna Awal Di tahap ini, sistem yang telah dibuat dalam bentuk prototipe di presentasikan pada klien untuk di evaluasi. Selanjutnya klien akan memberikan komentar dan saran terhadap apa yang telah dibuat. Tahap 5 Refining Prototype Memperbaiki Prototipe Jika klien tidak mempunyai catatan revisi dari prototipe yang dibuat, maka tim bisa lanjut pada tahapan 6, namun jika klien mempunyai catatan untuk perbaikan sistem, maka fase 4-5 akan terus berulang sampai klien setuju dengan sistem yang akan dikembangkan. Tahap 6 Implement Product and Maintain Implentasi dan Pemeliharaan Pada fase akhir ini, produk akan segera dibuat oleh para programmer berdasarkan prototipe akhir, selanjutnya sistem akan diuji dan diserahkan pada klien. Selanjutnya adalah fase pemeliharaan agar sistem berjalan lancar tanpa kendala. Kelebihan dan Kekurangan Metode Prototype Dalam metode pengembangan sistem jenis Prototype terdapat beberapa kelebihan, diantaranya adalah A. Kelebihan Metode Prototype Menghemat waktu dan Biaya pengembangan Adanya keterlibatan pemilik sistem sehingga kesalahan sistem bisa diminimalisir dari awal proses Membantu anggota tim untuk berkomunikasi secara efektif Klien memiliki kepuasan tersendiri karena sudah memiliki gambaran dari sistem yang akan dibuat. Implementasi atau penggunaan sistem lebih mudah karena klien sudah tahu gambaran sistem sebelumnya Kemudahan dalam memperkirakan pengembangan sistem selanjutnya Memungkinkan klien untuk mempersiapkan perangkat lunak yang cocok dengan sistem yang akan dibuat. B. Kekurangan Metode Prototype Prototype adalah metode yang menghabiskan banyak waktu jika klien kurang puas ditahapan awal. Klien terus menerus menambah requirement dari sistem, pengen dibuatkan yang seperti inilah seperti itulah, sehingga menambah kompleksitas pembuatan sistem. Sistem akan terhambat jika komunikasi kedua belah pihak tidak berjalan secara efektif. Demikian artikel singkat mengenai teknik pengembangan perangkat lunak model prototype. Jangan lupa untuk membaca artikel tentang metode waterfall dan juga SDLC dalam artikel yang telah kami tulis sebelumnya. Terimakasih
pembuatan prototype suatu sistem merupakan implementasi dari konsep